Minggu, 02 September 2012

Intro



Rutinitas yang hnaya bisa diatur oleh kehendak hati. Memberi suatu pengharapan akan datangnya imajainasi menjadi kenyataan. Membicarakan hal yang hanya dapat direalisasi dalam otak, tanpa melakukan suatu hal. Sangat sepele.

Di sisi lain, banyak  orang berpikir bagaimana menyesuaikan dengan peradaban. Tetapi perubahan banyak tak disukai. Masalah timbul seiring ketidaktahuan yang  sama – sama tidak ingin dimengerti. Memberi nasihat dan saling mengutuk mewarnai berbagai hal. Apakah tidak ada cara lain dalam berinteraksi ?

Dua sisi yang seharusnya datang berjalan beriringan dan memberi kontribusi yang seimbang, sering dipandang sebelah mata. Ketakutan, ketidakmampuan belum dapat menyatukan perbedaan itu. Tiadalah kuasa yang mampu mempertahankan ego. Tak tahulah apa yang mereka pikirkan.

Hanya berkoar tak tau apa tujuannya tak tau juntrungannya, pusing di buatnya. Aku hanyalah sepotong kayu tak beharga tpi lebih tak berharga lagi yang berkoar atas nama kepentingan. Hah itu semua hanya lamunan dan sepenggal cerpen www.lokerseni.web.id. Tersadar oleh lagu Oh love milik green day. Lirik indah dengan nuansa yang kontradiktif. Sama dengan kontradiktifnya pikiran-pikiran tentang kegialaan yang ku lakukan.

Kusingkirkan semua pikiran, ide, atau apalah namanya, ku mulai menjelajah dunia lewat sebuah jendela bertuliskan 7 mencari sepenggal pengetahuan, ilmu atau bahkan pembodahaan-pembodohan tak bermoral. Terlintas untuk membuat blog, berbagi cerita kehidupan, memulai rutinitas baru atau bahkan berbagi “sesuatu” (let’s see).

Finally terciptalah “Catatan Kaki” sebuah karya hasil jiplak sana sini ditambah pemikiranku (maklum Newbie bloger).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar