Senin, 03 September 2012

Bone-Bone Desa Non-asap rokok


Desa Bone-Bone merupakan sebuah desa terpencil yang terletak di lereng Gunung Latimojong di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Kampung ini dihuni kurang lebih 801 jiwa yang menempati rumah-rumah panggung. Luas Desa sekitar 800 hektar. Kampung Bone-Bone termasuk ke dalam wilayah Desa Bone-Bone (Setelah dipecah dari Desa Pepandingan), Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Desa Bone-Bone berlokasi di kaki Gunung Latimojong, 1.500 meter dari permukaan laut. Kampung Bone-Bone terletak sekitar 300 kilometer sebelah utara Kota Makassar. Untuk mencapai kampung ini, dari Kota Makassar cukup melewati Ibukota Enrekang, kemudian menuju ke Kecamatan Baraka. Dari Kecamatan Baraka menuju ke Desa Bone-Bone, perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua dengan jarak tempuh sekitar 50 kilometer.

Pemandangan nan elok terhampar dihadapan desa tersebut hamparan hijau sawah dan hutan yang masih rimbun. Rumput hijau yang tumbuh di tanah Bone-bone akan menemani setiap langkah kaki Anda sebagai karpet alam. Di pagi hari sering diselingi kabut-kabut asap yang siap membuat siapa saja merasa kedinginan dan terlihat nikmat jika saat itu menghirup sebatang rokok yang dapat menghangatkan badan. Tapi semenjak tahun 2003 warga desa ini secara berangsur membuang jauh asap-asap rokok dari kehidupan mereka.  Dari mulai warga desa, pejabat desa, pelancong maupun aparatur negara yang berkunjung kesana dilarang untuk merokok. Di desa ini banyak selogan selogan untuk tidak merokok seperti "Jagalah Jantung Anda Agar Tetap Sehat", atau "Nikmati Indahnya Pemandangan dan Segarnya Udara Dusun Kami". 

Alhasil semenjak desa ini melarang siapa saja untuk merokok tidak ada warga desa yang terserang penyakit batuk berdahak. Tak heran jika Bone-bone dijuluki sebagai 'Dusun Sehat'



Tidak ada komentar:

Posting Komentar